Mencari Pemimpin

Mencari Pemimpin Yang Menyejahterakan Masyarakat (katanya) Dalam benak masyarakat umum, pemimpin daerah yang baik dan benar, dan disukai, adalah pemimpin yang berpihak kepada mereka, dengan ukuran kedermawanan dalam arti harfiah. Pendidikan gratis, kesehatan gratis, bantuan untuk warga miskin, dan sejenisnya akan menjadi harapan warga masyarakat umum, dan menjadi isu populis untuk “diagendakan” dalam strategi kampanye … More Mencari Pemimpin

Relasi Kuasa Dominan Dalam Produksi Wacana

Analisis wacana dilakukan pada teks beserta konteks dan historisnya. Teks meliputi tulisan, ucapan, tindakan, artifak (jejak peninggalan), baik yang dimuat media maupun dalam kehidupan nyata keseharian. Dalam Analisis Wacana Kritis, Critical Discourse Analysis (CDA), tidak ada perbedaan antara teks lisan dan teks tertulis. Semua teks yang terlibat dalam produksi wacana dibuat melalui suatu olah bahasa, terkait dengan modus kekuasaan dan relasi kuasa, baik … More Relasi Kuasa Dominan Dalam Produksi Wacana

Mengenal K-Strategies Dalam Analisis Wacana Kritis

Analisis Wacana Kritis atau Critical Discourse Analysis (CDA) berhubungan dengan wacana sosial, wacana publik, wacana dominan (mainstream) yang diproduksi atas nama kekuasaan, oleh power holders (pemegang kuasa). Analisis Wacana Kritis atau Critical Discourse Analysis (CDA) tertarik pada wacana tentang kekuasaan (power), dominansi elit secara simbolik (dominance of symbolic elite) yang memiliki akses spesifik pada wacana publik. Karenanya, CDA adalah contextual knowledge strategies. CDA menganalisis kondisi sosial, sosio-kognitif  pada subjek personal, … More Mengenal K-Strategies Dalam Analisis Wacana Kritis

Bahasa dan Interpretasi Teks dalam Analisis Wacana Kritis

Dalam Analisis Wacana Kritis atau Critical Discourse Analysis (CDA), wacana adalah aksi sosial, praktik sosial. Aksi sosial dalam mengonstruksi realitas sosial (objek, situasi, identitas, relasi sosial). Wacana adalah penggunaan bahasa (language in use, language in action), yakni meliputi teks, baik teks lisan maupun teks tertulis. Baca artikel saya sebelum ini, “Analisis Wacana Kritis”   Bahasa yang dikoneksikan dan diorganisasikan … More Bahasa dan Interpretasi Teks dalam Analisis Wacana Kritis

Analisis Wacana Kritis – Critical Discourse Analysis – CDA

Analisis Wacana Kritis atau Critical Discourse Analysis atau dikenal dengan singkatan CDA, adalah analisis kritis yang dilakukan terhadap wacana yang berkembang dan dikembangkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan, memiliki kekuasaan, dengan memproduksi wacana dominan untuk menguasai ruang publik agar pihak-pihak lain juga ikut terdominasi dan terkuasai. Ini adalah agenda wacana atau produksi  wacana (Wodak dan Chilton). Alat yang digunakan untuk memproduksi wacana adalah bahasa, … More Analisis Wacana Kritis – Critical Discourse Analysis – CDA

Konstruksi Sosial Atas Realitas, Sosiologi Pengetahuan, Fenomenologi, Filsafat Ilmu dan Wacana

Konstruksi Sosial Atas Realitas (Social Construction of Reality) adalah teori sosial untuk menjelaskan dan memahami realitas sosial. Karena realitas sosial itu adalah hasil konstruksi, maka bagaimana ia ditangkap dan dimaknai oleh individu atau masyarakat, terkait dengan subjektivitas misalnya pengetahuan, kesadaran, nilai yang dianut, dsb (juga kepentingan[1]) yang berkaitan dengan realitas sosial tersebut (konstruksi sosial). Ada ‘modal’ yang dimiliki … More Konstruksi Sosial Atas Realitas, Sosiologi Pengetahuan, Fenomenologi, Filsafat Ilmu dan Wacana

Rekayasa Sosial, Human Factor dan Teori Subjek Lacan

Menyambung artikel saya yang lalu, Mengembangkan Masyarakat Sipil,  Rekayasa Sosial dan Human Factor, saya ingin menyambungkan konsep social engineering human  factor ini dengan teori pembentukan subjek  Jacques Lacan. Pemikiran SA konsep social engineering human  factor, tampak berfokus pada aktor atau faktor manusia atau subjek dan menonjolkan sisi humanistik dengan dibumbui unsur moralis dalam kajian pengembangan civil society, dengan mengedepankan aspek manusia (human factor, HF) sehingga tampak personal-oriented, … More Rekayasa Sosial, Human Factor dan Teori Subjek Lacan

Mengembangkan Masyarakat Sipil, Rekayasa Sosial dan Human Factor

Kegagalan umum pengembangan civil society melalui rekayasa sosial (social engineering), adalah pada faktor manusia (human factor) yakni terjadi kelemahan subjek (human factor decay). Lantas, bagaimana melakukan social engineering dalam agenda perubahan sosial untuk mencapai ‘tertib sosial’ agar dapat mengeliminasi peluang kebocoran tersebut? Senyo Adjibolosoo (SA), profesor dari Fermanian School of Business, Point Loma Nazaren University, San Diego, California, mengajukan gagasan tertib sosial terpercaya … More Mengembangkan Masyarakat Sipil, Rekayasa Sosial dan Human Factor

Modal Sosial, Manajemen Pengetahuan dan Peran Teknologi Informasi

Modal sosial merupakan konsep sosiologi yang digunakan dalam beragam ilmu seperti bisnis, ekonomika, perilaku organisasi, politik, kesehatan masyarakat dan ilmu-ilmu sosial. Semua itu untuk menggambarkan adanya hubungan di dalam dan antarjejaring social, misalnya modal fisik atau modal manusia yang dapat meningkatkan produktifitas individu dan kelompok dengan menggunakan teknologi informasi. Marleen Huysman dan Volker Wulf dalam bukunya, “Modal Sosial dan … More Modal Sosial, Manajemen Pengetahuan dan Peran Teknologi Informasi

Modal Sosial dan Teknologi Informasi

Sistem informasi mampu menampilkan pengetahuan hingga muncul kepercayaan dan modal sosial. Pengetahuan dipresentasikan memiliki akar yang jelas dalam realitas  karena terkait dengan obyek yang jelas, peristiwa, artifak dan orang-orang melalui proses interaksi. Kasus empiris ini menunjukkan bahwa teknologi informasi menghasilkan dan mempertahankan kepercayaan dan penerimaan yang berharga dalam kerjasama jangka panjang.   Buku Social Capital and … More Modal Sosial dan Teknologi Informasi