Teori dan Metode Cultural Studies

Barker menjelaskan teori dalam cultural studies, yaitu narasi yang berusaha membedakan dan menjelaskan ciri-ciri umum yang menjabarkan, mendefinisikan dan menjelaskan terus-menerus kejadian yang dipersepsikan.  Tetapi teori tidak menggambarkan dunia secara akurat, namun ia adalah alat, instrumen, atau “logika untuk mengintervensi dunia” melalui mekanisme deskripsi, definisi, prediksi, dan kontrol. Dalam cultural studies, teori menempati posisi tinggi, yakni sebagai penunjuk jalan atau … More Teori dan Metode Cultural Studies

Lingkup Kajian Cultural Studies

Cultural studies secara konsisten perhatiannya senantiasa berkaitan dengan masalah isu-isu kekuasaan, politik, ideologi, serta kebutuhan akan perubahan sosial[1]. Pengertian ini menegaskan keluasan ruang lingkup kajian dalam cultural studies. Dari pengertian tentang budaya (culture) tersebut, cultural studies hadir dalam kajian-kajian tentang produksi pengetahuan, praktik politik, serta berdiri di tengah pemaknaan, bahasa dan kekuasaan, dalam masyarakat kontemporer. Karenanya kajian cultural studies ini mengikuti karakter masyarakat kekinian, dan … More Lingkup Kajian Cultural Studies

Cultural Studies

Cultural studies, sebagaimana namanya, “studies” (kajian-kajian), bukan “cultural study” yang memuat makna “study” (kajian) yang bermakna tunggal, memuat pengertian kajian-kajian budaya dalam pengertian dan ruang lingkup yang luas dan multi, seperti dikatakan Stuart Hall, “cultural studies has multiple discourses”[1]. Ia memiliki daya jangkau  lintas disiplin ilmu, dan berusaha menjelaskan realitas sosial kontemporer dari berbagai disiplin ilmu tersebut. Cultural studies, yang muncul dari Universitas Birmingham (Inggris), -karenanya … More Cultural Studies

Fenomenologi Korupsi

 “Secara fenomenologis, korupsi dan perilaku koruptif itu mencerminkan daya kapasitas kesadaran dan jiwa pelakunya yang lemah, tak terawat, menyedihkan, rapuh dan sengsara. Ia menggunakan perangkat pencurian sebagai bentuk relasi eksistensi diri dengan realitas-dunianya.” – WK –   Fenomenologi korupsi memahami fenomena korupsi secara natural dan “genuine”, apa adanya, tanpa prasangka, prakonsepsi ataupun konstruk terhadap “korupsi”, … More Fenomenologi Korupsi

Etnografi Konstruktivis Memahami Komunitas Virtual

Artikel yang lalu membahas etnografi, kini kita membahas Arab ya… Senyampang Raja Salman datang tuh… Ya. Etnografi kali ini membahas perempuan Arab.. Ehm… Komunitas virtual yang member-nya perempuan. Hasil penelitian Yeslam Shagaff (Saudi Arabia) dan Kirsty Williamson (Australia) ini mengungkap banyak fakta mengejutkan di balik cadar perempuan Arab. Sudut pandang orang Indonesia mungkin akan terkesima dan tidak … More Etnografi Konstruktivis Memahami Komunitas Virtual

Etnografi: Pengantar

Setelah penjelasan tentang metode penelitian kualitatif, ada baiknya kita mengenal metode penelitian sosial yang juga berakar dari pendekatan kualitatif, namun lebih khusus untuk mendalami kehidupan masyarakat dengan memahami suatu pandangan hidup dari sudut pendang masyarakat atau penduduk asli, yakni tentang kehidupan mereka, untuk mendapatkan pandangan mengenai dunia mereka. Jadi benar-benar “menyalin” dunia masyarakat, menurut cara … More Etnografi: Pengantar

Perbandingan Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif

Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif memiliki tujuan yang sama yakni ingin menjelaskan dan memahami realitas sosial, namun dengan cara dan gayanya masing-masing. Perbedaan pokoknya terletak pada: data yang digunakan, prosedur  penelitian yang dijalankan, penggunaan teori (peran teori tidak sama pada masing-masing metode penelitian ini), dan karakter hasil dan kedalamannya. Kuantitatif sama sekali tidak berbicara kedalaman … More Perbandingan Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif

Metode Penelitian Kualitatif

Metode penelitian kualitatif, berakar dari pendekatan kualitatif, yang berupaya menjelaskan fakta atau realitas sosial secara mendalam, memahami realitas sosial apa adanya berdasarkan struktur pengalaman subjek (native’s point of view)[1]. Ia menangkap makna (meanings) yang diketemukan pada peristiwa atau subjek yang diteliti, bersifat “belajar dari masyarakat” (learning from the people), tidak hanya “mempelajari masyarakat” (learning about the people)[2]. Aspek penting … More Metode Penelitian Kualitatif

Metode Penelitian Kuantitatif

Metode Penelitian Kuantitatif berakar dari pendekatan kuantitatif penelitian sosial yang dipengaruhi oleh paradigma positivisme yang mengiringi perkembangan ilmu sosial pada masa-masa awal, dengan pelopor August Comte dan hingga kini pun masih cukup berpengaruh. Keyakinan dasar aliran ini berakar pada paham ontologi realisme yang menyatakan bahwa realitas berada (exist) dalam kenyataan dan berjalan sesuai hukum alam (natural laws). Penelitian dalam paradigma ini berupaya mengungkap … More Metode Penelitian Kuantitatif