Siapa Yang Radikal: Membedah Narasi Radikal dan Radikalisme

Radikal, telah mengalami perubahan makna secara dramatis hingga politis, partisan, menyempit dan sarat aroma kepentingan kekuasaan. Tulisan ini ingin menertibkan makna “radikal” untuk membantu mereparasi nalar operasional Negara dalam mengidentifikasi anasir pembentuk atau perusak persatuan Indonesia dalam mewujudkan NKRI yang menyamankan. Dengan membedah narasi radikal dan radikalisme, termasuk menelisik siapa yang radikal. Bukan sekedar perburuan … More Siapa Yang Radikal: Membedah Narasi Radikal dan Radikalisme

Link – Match dan Indikator Keberhasilan Pendidikan

Link and Match, relevansi  pendidikan tak hanya bicara tentang “nyambung dan mathuk-nya lulusan institusi pendidikan pada pasar kerja dan dunia industri 4.0, namun lebih mendasar pada pembentukan nilai diri dalam relasinya dengan lingkungannya. Yakni pada pemampuan subjek-belajar untuk memberi nilai tambah pada diri dan lingkungannya secara bertanggungjawab setelah menjalani proses pembelajaran. Ada 5 kata kunci … More Link – Match dan Indikator Keberhasilan Pendidikan

Kompatibelkah Nadiem Makarim Bos Gojek Jadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia?

Kompatibelkah plugin Nadiem Makarim ketika dicolokkan ke circuit board Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia? Akankah circuit board pendidikan nasional makin kenceng performanya ataukah gak ngefek alias ya gitu-gitu aja atau bahkan crack pasca starting-up? Jika terjadi crack, yang tidak beres itu circuit board-nya ataukah plugin-nya? Lantas bagaimana troubleshooting-nya? Foreplay… Terdapat keraguan publik terhadap mantan CEO … More Kompatibelkah Nadiem Makarim Bos Gojek Jadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia?

Mahakurawa: Dekonstruksi Pikiran Kebenaran Uji Keimanan Semiliar Umat

Lagi mencoba berlatih lagi membongkar “kebenaran universal” yang telah terlanjur merasuki pikiranku dan kuyakini kebenarannya satu miliar persen. Kini aku harus belajar menguji keimananku yang aku yakin juga seiring dengan keimanan semiliar umat. Mendekonstruksi pikiran kebenaran untuk menguji keimanan semiliar umat bukanlah hal mudah. Ya, pikiran kebenaran universal yang harus kudekonstruksi ini, sebagaimana terkemas dalam … More Mahakurawa: Dekonstruksi Pikiran Kebenaran Uji Keimanan Semiliar Umat

Dari Penusukan Menko Polhukam Hingga Pencopotan Dandim: Siapa Korban Medsos?

Trending topic pekan ini (9 – 16 Oktober 2019) di jagad maya Indonesia adalah ihwal penusukan atas diri Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Republik Indonesia, Wiranto. Sebenarnya tak hanya jagad maya yang heboh, jagad landsekap pada kehidupan di atas tanah juga heboh, tetapi kan kita tahunya di dunia maya… Ya, dunia maya, … More Dari Penusukan Menko Polhukam Hingga Pencopotan Dandim: Siapa Korban Medsos?

Sekolah Go Public?

Gagasan Sekolah “Go Public” adalah dataran wacana pengelolaan sekolah berbasis partisipasi masyarakat. Kita mengenal istilah “Manajemen Berbasis Sekolah”. Saya lebih suka menyebutnya “Manajemen Sekolah Berbasis Masyarakat”, lebih jelas maknanya. Yakni pengelolaan sekolah (tak hanya urusan dana) yang dikontrol oleh masyarakat. Atau, berbasis partisipasi masyarakat. Meliputi: model dan strategi pembelajaran, media pembelajaran hingga konsekuensi biaya. Peran … More Sekolah Go Public?

Konstruksi Sosial Atas Realitas, Sosiologi Pengetahuan, Fenomenologi, Filsafat Ilmu dan Wacana

Konstruksi Sosial Atas Realitas (Social Construction of Reality) adalah teori sosial untuk menjelaskan dan memahami realitas sosial. Karena realitas sosial itu adalah hasil konstruksi, maka bagaimana ia ditangkap dan dimaknai oleh individu atau masyarakat, terkait dengan subjektivitas misalnya pengetahuan, kesadaran, nilai yang dianut, dsb (juga kepentingan[1]) yang berkaitan dengan realitas sosial tersebut (konstruksi sosial). Ada ‘modal’ yang dimiliki … More Konstruksi Sosial Atas Realitas, Sosiologi Pengetahuan, Fenomenologi, Filsafat Ilmu dan Wacana

Rekayasa Sosial, Human Factor dan Teori Subjek Lacan

Menyambung artikel saya yang lalu, Mengembangkan Masyarakat Sipil,  Rekayasa Sosial dan Human Factor, saya ingin menyambungkan konsep social engineering human  factor ini dengan teori pembentukan subjek  Jacques Lacan. Pemikiran SA konsep social engineering human  factor, tampak berfokus pada aktor atau faktor manusia atau subjek dan menonjolkan sisi humanistik dengan dibumbui unsur moralis dalam kajian pengembangan civil society, dengan mengedepankan aspek manusia (human factor, HF) sehingga tampak personal-oriented, … More Rekayasa Sosial, Human Factor dan Teori Subjek Lacan

Mengembangkan Masyarakat Sipil, Rekayasa Sosial dan Human Factor

Kegagalan umum pengembangan civil society melalui rekayasa sosial (social engineering), adalah pada faktor manusia (human factor) yakni terjadi kelemahan subjek (human factor decay). Lantas, bagaimana melakukan social engineering dalam agenda perubahan sosial untuk mencapai ‘tertib sosial’ agar dapat mengeliminasi peluang kebocoran tersebut? Senyo Adjibolosoo (SA), profesor dari Fermanian School of Business, Point Loma Nazaren University, San Diego, California, mengajukan gagasan tertib sosial terpercaya … More Mengembangkan Masyarakat Sipil, Rekayasa Sosial dan Human Factor

Modal Sosial, Manajemen Pengetahuan dan Peran Teknologi Informasi

Modal sosial merupakan konsep sosiologi yang digunakan dalam beragam ilmu seperti bisnis, ekonomika, perilaku organisasi, politik, kesehatan masyarakat dan ilmu-ilmu sosial. Semua itu untuk menggambarkan adanya hubungan di dalam dan antarjejaring social, misalnya modal fisik atau modal manusia yang dapat meningkatkan produktifitas individu dan kelompok dengan menggunakan teknologi informasi. Marleen Huysman dan Volker Wulf dalam bukunya, “Modal Sosial dan … More Modal Sosial, Manajemen Pengetahuan dan Peran Teknologi Informasi